PEMBERDAYAAN KOMUNITAS SENI BERBASIS KEARIFAN LOKAL MELALUI PENGEMBANGAN ARANSEMEN MUSIK DAERAH DI TANJUNG JABUNG TIMUR

Authors

  • Ilhamzah Author
  • Desi Rahma Nuri Author
  • Pebriansyah Author
  • Ela Irnanda Author
  • Fadhilah Insani Author

Keywords:

pendampingan komunitas, musik daerah, pertunjukan seni, pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat.

Abstract

Komunitas seni memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan seni musik daerah sebagai bagian dari identitas budaya lokal. Namun, dalam praktiknya, banyak komunitas seni masih menghadapi berbagai kendala, seperti belum tersusunnya konsep pertunjukan yang terintegrasi, keterbatasan manajemen produksi, pengembangan aransemen musik yang belum sistematis, serta belum optimalnya pemanfaatan media digital sebagai sarana publikasi karya. Kondisi tersebut juga dialami oleh Komunitas Sound Of Zabaq di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas komunitas dalam mengembangkan pertunjukan musik daerah melalui program pendampingan yang terstruktur dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dipadukan dengan metode observasi, diskusi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan intensif, dan evaluasi. Program dilaksanakan selama sepuluh kali pertemuan mulai 20 September hingga 22 November 2025 dengan melibatkan lima dosen tetap Institut Islam Al-Mujaddid Sabak sebagai tim pendamping. Materi pendampingan meliputi penyusunan konsep artistik pertunjukan, pengembangan aransemen musik daerah, penguatan manajemen organisasi dan produksi pertunjukan, internalisasi nilai budaya lokal, serta evaluasi teknis penampilan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas anggota komunitas dalam aspek musikal, artistik, organisasi, dan kerja sama tim yang ditandai dengan tersusunnya konsep pertunjukan yang lebih sistematis serta meningkatnya kualitas penampilan. Luaran utama kegiatan ini adalah terselenggaranya Pementasan Seni Musik Daerah bertema "Ritme Identitas: Dialek Logam" pada 16 Februari 2026 sebagai bentuk implementasi hasil pendampingan sekaligus upaya pelestarian budaya Melayu Tanjung Jabung Timur. Program ini menunjukkan bahwa pendampingan yang kolaboratif mampu memperkuat kapasitas komunitas seni dan mendukung keberlanjutan pelestarian budaya melalui pertunjukan musik daerah.

References

Adi, I. R. (2013). Intervensi komunitas dan pengembangan masyarakat sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Rajawali Pers.

Afandi, A., Laily, N., Wahyudi, N., Umam, M. H., Kambau, R. A., Rahman, S. A., Sudirman, M., Jamilah, Wahid, M., & Wahyudi, J. (2022). Metodologi pengabdian masyarakat. Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia.

Afandi, A., Sucipto, M. H., & Muhid, A. (2016). Modul participatory action research (PAR) untuk pengorganisasian masyarakat (Community Organizing). Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Sunan Ampel Surabaya.

Chambers, R. (1997). Whose reality counts? Putting the first last. Intermediate Technology Publications.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Ife, J., & Tesoriero, F. (2008). Community development: Alternatif pengembangan masyarakat di era globalisasi. Pustaka Pelajar.

Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Springer.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi (Edisi revisi). Rineka Cipta.

Perkins, D. D., & Zimmerman, M. A. (1995). Empowerment theory, research, and application. American Journal of Community Psychology, 23(5), 569–579. https://doi.org/10.1007/BF02506982

Soedarsono, R. M. (2002). Seni pertunjukan Indonesia di era globalisasi. Gadjah Mada University Press.

Suharto, E. (2017). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat: Kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial (Cetakan ke-7). PT Refika Aditama.

UNESCO. (2003). Convention for the safeguarding of the intangible cultural heritage. UNESCO.

Downloads

Published

2025-10-16

How to Cite

PEMBERDAYAAN KOMUNITAS SENI BERBASIS KEARIFAN LOKAL MELALUI PENGEMBANGAN ARANSEMEN MUSIK DAERAH DI TANJUNG JABUNG TIMUR. (2025). BESTARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(04), 54-61. https://ejournal.almusthofa.org/index.php/bestari/article/view/304

Similar Articles

11-20 of 37

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)